Sentul – BOGOR – Perhimpunan Dokter Umum Indonesia (PDUI) Wilayah Jawa Barat menyatakan komitmen penuhnya untuk mendukung segala program dan kebijakan yang dihasilkan oleh Musyawarah Nasional (Munas) Asosiasi Dokter Khitan Indonesia (ASDOKI). Pernyataan ini disampaikan dalam kata sambutan yang dibacakan oleh dr. Dewangga Gegap Gempita M.A.R.S mewakili Ketua PDUI Jawa Barat, DR. dr. Soni Adam., SH., MH., M.M., pada acara Munas ASDOKI yang berlangsung penuh semangat kekeluargaan. PDUI Jabar juga membuka ruang kolaborasi yang luas demi kemajuan profesionalisme dan pelayanan di bidang khitan.
Dalam sambutannya, PDUI Jabar mengapresiasi setinggi-tingginya terselenggaranya kegiatan Munas ini, yang dinilai sebagai momentum strategis untuk menyatukan visi dan memperkuat kolaborasi antar sejawat. Ditekankan bahwa sebagai bagian dari profesi medis yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, para dokter khitan memiliki tanggung jawab moral dan etis untuk terus meningkatkan kualitas, standar, dan keamanan tindakan medis. Hal ini menjadi semakin relevan mengingat praktik khitan kini semakin berkembang baik secara teknologi maupun metode.
Ketua PDUI Jawa Barat yang berhalangan hadir secara langsung, menitipkan pesan dan harapan agar acara Munas dapat berjalan lancar serta menghasilkan keputusan-keputusan terbaik untuk kemajuan organisasi dan profesi. Diharapkan kegiatan ini dapat membawa keberkahan, menghasilkan keputusan yang bijak, dan memperkuat persatuan para tenaga medis yang profesional dan berdedikasi dalam berkhidmat untuk masyarakat.
Sebagai bentuk afiliasi dengan para sejawat dokter umum di daerah PDUI Pusat membentuk kepengurusan PDUI di setiap provinsi dalam bentuk Cabang dan di Kabupaten/ Kota dalam bentuk Komisariat.